Beranda > belajar > Mengetahui Sekilas Latar Belakang dan Isi Undang-Undang

Mengetahui Sekilas Latar Belakang dan Isi Undang-Undang

 

Kalau saya mendapat tugas kantor untuk menganalisis undang-undang, terlebih dahulu saya ingin mengetahui sekilas latar belakang dan isi dari undang-undang (uu) tersebut. Untuk itu, saya tidak langsung membaca pasal demi pasal di dalamnya, melainkan:

 

1. Memperhatikan nama uu

Misalnya, mendapat tugas mengenai Undang-Undang Nomor   8 Tahun 1992 tentang Perfilman. Oh nama uu nya “perfilman”! Lho itu bukannya “judul uu”? Kalau judul itu lengkap, mulai dari uu-nomor-tahun-tentang-nama, contoh “Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1992 tentang Perfilman”

 

2. Melihat apakah nama uu tersebut didefinisikan dalam BAB I KETENTUAN UMUM. Kalau ternyata didefinisikan, pahami maksudnya.  

Ternyata “perfilman” dalam BAB I Ketentuan Umum Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1992 tentang Perfilman, didefinisikan “seluruh kegiatan yang berhubungan dengan pembuatan, jasa teknik, pengeksporan, pengimporan, pengedaran, pertunjukan, dan/atau penayangan film”.

 

3. Kalau nama uu tidak didefinisikan, tidak ada salahnya melihat istilah lain (sekaligus definisinya) yg ada dalam BAB I KETENTUAN UMUM krn biasanya istilah-istilah itu merupakan istilah yang digunakan berulang-ulang dalam uu tersebut.

 

4. Membaca konsiderans (“Menimbang: a. … dst”) karena di dalamnya terdapat latar belakang atau alasan mengapa uu tersebut dibuat.

 

5. Membaca Penjelasan Umum karena biasanya bagian tersebut merupakan penjabaran dari konsiderans. 

 

6. Membuat sistematika UU

Pada halaman depan sebuah buku, biasanya terdapat daftar isi yang memudahkan pembaca melihat sistematika buku tersebut. Namun uu tidak memiliki daftar isi, sehingga saya harus menuliskan sistematika uu tersebut.

 

Contoh Sistematika Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1992 tentang Perfilman

 

BAB I               KETENTUAN UMUM

BAB II              DASAR, ARAH, DAN TUJUAN

BAB III             FUNGSI DAN LINGKUP

BAB IV             USAHA PERFILMAN

                                                    Bagian Pertama         Umum

                                                    Bagian Kedua            Pembuatan Film

                                                    Bagian Ketiga            Jasa Teknik Film

                                                    Bagian Keempat        Ekspor Film

                                                    Bagian Kelima           Impor Film

                                                    Bagian Keenam         Pengedaran Film

                                                    Bagian Ketujuh         Pertunjukan dan 

                                                                                     Penayangan Film

                                                                      

BAB V              SENSOR FILM

BAB VI             PERAN SERTA MASYARAKAT

BAB VII            PEMBINAAN PERFILMAN

BAB VIII           PENYERAHAN URUSAN

BAB IX             PENYIDIKAN

BAB X              KETENTUAN PIDANA

BAB XI             KETENTUAN PERALIHAN

BAB XII            KETENTUAN PENUTUP

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kategori:belajar
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: